Kamis, 27 Mei 2010

Gagap

Gagap adalah suatu gangguan bicara di mana aliran bicara terganggu tanpa disadari oleh pengulangan dan pemanjangan suara, suku kata, kata, atau frasa; serta jeda atau hambatan tak disadari yang mengakibatkan gagalnya produksi suara. Umumnya, gagap bukan disebabkan oleh proses fisik produksi suara (lihat gangguan suara) atau proses penerjemahan pikiran menjadi kata (lihat disleksia). Gagap juga tak berhubungan dengan tingkat kecerdasan seseorang. Di luar kegagapannya, orang yang gagap umumnya normal.

Gangguan ini juga bersifat variabel, yang berarti bahwa pada situasi tertentu, seperti berbicara melalui telpon, tingkat kegagapan dapat meningkat atau menurun. Walaupun penyebab utama gagap tidak diketahui, faktor genetik dan neurofisiologi diduga berperan atas timbulnya gangguan ini. Banyak teknik terapi bicara yang dapat meningkatkan kefasihan bicara pada beberapa orang.

Salah satu teknik terbaru dalam penyembuhan ini adalah dengan pijat syaraf bicara di sekitar wajah, mulut dan leher seseorang yang gagap. Seseorang yang gagap mempunyai kecenderungan untuk tidak berbicara dalam kesehariannya. Hal ini menyebabkan otot dan syaraf bicaranya menjadi kaku, sehingga mulut menjadi lebih sulit digerakkan.

Setelah otot dan syaraf gagap lentur karena dipijat, barulah sang gagaap ini diberikan terapi bicara sesuai dengan usianya. Tentu saja terapi bicara bagi anak, berbeda dengan terapi bicara anak-anak. Bagi seseorang yang menderita gagap karena genetika, disarankan untuk selalu memijat syaraf ini setiap hari.

Penyebab Gagap

Gagap bisa disebabkan oleh faktor fisik maupun psikologis. Penyebab fisik yaitu kemungkinan berasal dari keturunan yang menyebabkan ketidaksempurnaan secara fisik seperti gangguan pada syaraf bicara, gangguan alat bicara, keterbatasan lidah. Penyebab psikologis yaitu ketegangan yang berasal dari reaksi seseorang terhadap lingkungannya, stress mental karena sesuatu yang dirasakan tidak dapat dilakukannya.

Menurut penelitian, gagap lebih banyak disebabkan oleh faktor psikologis dibanding fisiologis. Trauma, ketakutan, kecemasan, dan kesedihan pada masa kecil bisa menyebabkan seseorang menjadi gagap sampai dewasa. Misalnya, anak yang kedua orang tuanya sering bertengkar, sehingga membuat anak takut, cemas, sedih, dan sering menangis. Cara bicara yang gagap ketika menangis bisa menjadi "kebiasaan" sampai dewasa.

Pengalaman kami membantu klien yang gagap lumayan banyak. Sehingga wajar apabila kami sama sekali tidak meragukan kemampuan kami untuk membantu klien yang menderita gagap. Bahkan kami memberi garansi kembali kepada setiap klien. Sebab itu, bagi Anda yang mengalami gagap dan sudah mencoba banyak cara untuk menghilangkan gagap tapi belum berhasil, bisa mencoba metode teknik penyembuhan gagap dengan hipnoterapi yang kami kembangkan.

Jenis-jenis gagap menurut fasenya.

· Gagap Perkembangan - Terjadi biasanya pada usia 2-4 tahun. Kondisi ini tergolong wajar, karena merupakan rangkaian proses perkembangan bicara sang anak. Hal ini bisa saja terjadi karena ketidaksinkronan emosi anak dengan pengaturan alat bicara saat berbicara. Gagap perkembangan biasanya akan sembuh dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak

· Gagap Sementara - Anak berusia sekitar 5-8 tahun juga dapat mengalami gagap ini, karena faktor psikologis dari lingkungan, misal kecemasan, kepanikan, ketakutan. Jenis gagap ini akan lenyap sendiri meskipun tanpa terapi tertentu. Sebagai orang tua, kita hanya perlu bersabar dan jangan memarahi anak ketika menunjukkan gejala gagap.

· Gagap Menetap - Problem gagap ini biasanya dari usia 8 tahun sampai dewasa, bahkan sampai usia lanjut. Bila Sementara ini tidak disembuhkan tuntas, biasanya akan berlanjut sampai dewasa/tua. Penyebab masalahnya biasanya disebabkan oleh faktor psikologis, misalnya stress, kecemasan berlebihan, takut salah bicara, merasa rendah diri, merasa suaranya kurang enak didengar, merasa tidak percaya diri, dll.

Tanda-Tanda Awal
Umumnya tanda-tanda awal kegagapan terlihat pada usia dua tahun atau pada saat anak mulai belajar merangkai kata-kata menjadi suatu kalimat. Sering kali orang tua merasa jengkel dengan kegagapan anak, tetapi hal ini merupakan hal yang umum ditemui saat anak masih dalam tahap perkembangan berbicara. Kesabaran merupakan sikap terpenting yang harus dimiliki oleh orang tua selama anak berada dalam tahap ini. Seorang anak mungkin mengalami gangguan kelancaran berbicara selama beberapa minggu atau bulan dengan gejala yang hilang timbul. Sebagian besar anak akan lancar berbicara dan tidak akan gagap lagi bila kegagapannya itu dimulai pada usia kurang dari 5 tahun.

Anak Usia Sekolah
Saat anak mulai memasuki usia sekolah, kemampuan dan keterampilan berbicaranya akan semakin terasah. Umumnya anak akan semakin lanca berbicara dan ia sudah tidak gagap lagi. Jika ia masih gagap, umumnya pada usia tersebut ia sudah mulai merasa malu akan hal tersebut. Anak seperti ini membutuhkan latihan khusus untuk membantunya dalam berkomunikasi.

Bantuan Yang Diperlukan
Seorang anak sebaiknya mulai mendapat bantuan khusus bila:

  • orang tua mulai merasa khawatir akan kelancaran berbicara anaknya
  • anak terlalu sering mengulang kata-kata atau bahkan seluruh kalimat
  • pengulangan suara-suara seperti “aaâ€� semakin sering diucapkannya
  • anak tampak kesulitan saat akan berbicara
  • gangguan kelancaran berbicaranya semakin berat
  • mimik muka anak tampak tegang saat berbicara
  • suara anak terdengar tegang saat mengucapkan kata-kata bernada tinggi
  • anak sering menghindari keadaan dimana ia harus berbicara

Jika ada tanda-tanda diatas yang tampak saat anak berbicara maka sebaiknya orang tua mulai menghubungi dokter atau ahli terapi bicara. Semakin dini bantuan yang diberikan kepada seorang anak maka semakin baik pula hasil yang akan diperoleh.

Apa Yang Dapat Dilakukan Oleh Orang Tua?

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk menciptakan suatu suasana yang membantu bagi seorang anak:

  • Jangan menyuruh anak untuk selalu berbicara dengan tata bahasa yang benar. Biarkan anak untuk berbicara dengan nyaman dan menyenangkan.
  • Manfaatkan waktu makan bersama untuk melatih kelancaran berbicara anak. Hindari hal-hal lain yang mungkin mengganggu seperti televisi atau radio.
  • Jangan selalu mengkritik anak dengan ucapan seperti “pelan-pelan sajaâ€� atau semacamnya. Komentar semacam ini, walaupun diucapkan dengan niat baik, hanya akan membuat anak merasa semakin tertekan.
  • Ijinkan anak untuk berhenti berbicara jika ia merasa tidak nyaman.
  • Jangan menyuruh anak untuk mengulangi kata-katanya.
  • Jangan selalu menyuruh anak untuk berhati-hati dalam berbicara.
  • Ciptakan suasana yang tenang di rumah.
  • Berbicaralah dengan pelan dan jelas kepada anak.
  • Tataplah mata anak bila berbicara dengannya. Jangan melihat kearah lain dan jangan pula menunjukkan kekecewaan anda didepan anak.
  • Biarkan anak berbicara dan mengucapkan kalimatnya sampai selesai.
  • Yang paling penting adalah: seringlah berlatih! Jadilah contoh yang baik bagi anak dengan selalu berbicara dengan jelas.

Mengatasi Penyakit Gagap

Penyakit gagap atau kesulitan berbicara secara lancar seringkali dialami oleh anak-anak berusia sekitar 2-3 tahun bahkan sampai 8tahun.Umumnya gagap merupakan dari penyakit keturunan, dan seringkali menimpa anak laki-laki. terkadang gagap disebabkan faktor keadaan yang dihadapi anak-anak. Mengatasi anak-anak yang gagap, janganlah mengoreksi sewaktu ia berbicara. biarkan ia berbicara dengan tenang selama beberapa bulan. Hentikan kebiasaan menyuruh anak yang gagap berbicara di depan umum/tamu. ajak dia bermain dengan menguranginya berbicara.bersikap;ah tenang saat beada di dekat anak tersebut dan dengarkan pembicaraannya dengan seksama dan jangan mencoba menyelanya.untuk membantu penyembuhan dapat dilakukan dengan cara;
memberinya minum air putih yang telah di diamkan selama 1-2 hari di dalam kendi tanah liat,dan diusahakan jangan berhenti pada saat meminumnya sebanyak 1-1,5liter sekali minum setelah itu tarik nafas dalam-dalam. lakukan cara ini selama tiga minggu.

Efek Gagap Bicara dan Solusi Pengobatan Gagap

efek gagap secara fisik mungkin tidak bergitu berpengaruh namun secara psikologis orang gagap biasanya minder dan malu memiliki kekurangan dalam hal berbicara di depan umum. orang gagap mungkin akan menjadi pendiam dan hanya bicara ke orang-orang yang dekat saja. rasa tidak percaya diri selalu ada terus-menerus dan mungkin ada rasa putus asa jika penderita gagap dikucilkan dan selalu dicemohkan orang yang berada di sekitarnya.

untuk mengobati gagap diperlukan tekat. kerja keras serta dukungan dari orang-orang dekat. si penderita harus dibantu untuk melatih kegegapannya hingga sembuh dengan menggunakan metode-metode yang mungkin ada. untuk mengatasi efek psikis tadi diperlukan bimbingan konseling atau psikolog.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar